Tentang Format ITB

FORMAT (Forum Mahasiswa Garut) ITB adalah sekelompok mahasiswa S1 ITB yang berasal dari Garut, mempunyai garis keturunan orang Garut, pernah tinggal, dan mempunyai kepedulian terhadap Garut. Dulunya FORMAT ITB hanya sebuah paguyuban, kemudian resmi menjadi organisasi pada tanggal....

Pesta Pendidikan 2013

Pesta pendidikan adalah rangkaian acara pengenalan bagi siswa SMA yang rutin dilangsungkan oleh FORMAT ITB[...]

Liburan Bersama FORMAT ITB

Setelah Rangkaian acara Pesta Pendidikan 2013, Format ITB mengadakan Tour bersama FORMAT, berlokasi di Batu Karas Pangandaran, para peserta yang merupakan panitia Pesta Pendidikan 2013 mengikuti[...]

If you are going [...]

BIUS ITB, Jaminan Akses Mahasiswa Kurang Mampu terhadap Pendidikan

Dilatarbelakangi oleh keprihatinan akan akses pendidikan di Perguruan Tinggi yang terbatas untuk mahasiswa kurang mampu, pada tahun 2009 BIUS (Beasiswa ITB untuk Semua) didirikan. BIUS mengajak semua mahasiswa berprestrasi yang kurang mampu untuk dapat kuliah di ITB secara gratis. Pada awal dibentuk, yaitu tahun 2009, kampanye secara besar-besaran disebarkan lewat internet dan media sosial. Kampanye ini bertujuan agar siswa SMA di seluruh wilayah di Indonesia menget[.....]

Mahasiswa Harus Menjadi penemu Hebat

"Banyak contoh di dunia bahwa penemu-penemu itu berasal dari kalangan mahasiswa. Contohnya Microsoft,” kata JK dalam ceramah dengan tema ‘Ramadhan’s Great Metting‘ di Aula Timur kampus ITB, Ahad (14/7). Menurut JK yang kini menjabat Ketua Umum Palang Merah Indonesia ( PMI), penemuan tersebut tentunya harus memiliki manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.[...]

Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts
Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts

Wednesday, February 26, 2014

Melenggang di Panggung Bak Model Kenamaan








 SERATUS ekor lebih, domba asal Garut, Tasikmalaya, Bandung, Sumedang, dan daerah lainnya mengikuti ajang bertajuk “Domba Catwalk Mapay Situ Bagendit” Sabtu, (22/02/2014).
Domba-domba pilihan itu dituntun pemiliknya sambil dipayungi wanita cantik. Satu per satu berjalan di atas karpet merah di atas panggung yang membentuk hurup T. Persis seperti pertunjukan para model yang memeragakan busana.
Domba- Domba itu tampil dengan pakaian khusus, mulai dari rompi, kaca mata, bando, mahkota hingga Batik Garutan memperlihatkan kegagahan dan keanggunannya.

Menurut Ketua Panitia, Deni Rinjani, atraksi seni sebagai salah satu tontonan alternatif daya tarik wisata di Kabupaten Garut, dan sengaja digelar di kawasan wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, sebagai salah satu bentuk kepedulian atau “ngamumule” Situ Bagendit, yang saat ini kondisinya sudah memperihatinkan

karena hampir seluruh permukaan air situ tertutup hamparan tanaman eceng gondok dan tanaman air liar lainnya.
“Kegiatan Domba Catwalk ini pun dalam rangka memeringati Hari Jadi Garut ke-201, dan diharapkan masyarakat mengetahui langsung kondisi Situ Bagendit yang memang sangat butuh perhatian dari semua lapisan masyarakat,” kata Deni usai acara. Rinjani pun menuturkan, Domba Catwalk tahun ini sudah ke 6 kalinya digelar.
“Dan baru kali ini digelar di luar Garut kota. Biasanya kami laksanakan di alun-alun Kota Garut. Namun mulai tahun ini akan digelar secara bergantian di daerah, Insya Alloh tahun depan di Pantai Ranca Buaya sekaligus acara pisah wilayah Kabupaten dengan Garut Selatan,” katanya.

Acara itu selain ditonton ribuan warga juga para Kepala Dinas Pemkab Garut, juga ikut hadir Bupati Garut, Rudi Gunawan, wakil Bupati Helmi Budiman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Iman Alirachman.

Sementara itu, Camat Banyuresmi, Ahmad Mawardi berharap kegiatan ini sebagai salah satu upaya ikut serta membantu pemerintah melestarikan Situ Bagendit salah satu obyek wisata unggulan di Garut yang saat ini kondisinya masih memperihatinkan.

Namun, acara yang meriah itu sempat diprotes sejumlah ibu-ibu yang hadir. “Kahoyong mah taun payun, gadis-gadis cantik yang membawa payung mengiringi peserta pakaiannya pakai kebaya saja, biar pas dengan budaya Garut. Dikebaya pakai kaca mata hitam juga nggak jadi masalah, justru lebih modis,” kata Hj. Nur Hakimah (56) salah seorang pengunjung.

Dindin Herdiana/kabar priangan

Tuesday, November 12, 2013

Masih adakah yang mengunjungimu, Rumahku?



Judul diatas, bernada pertanyaan yang aneh, prihatin dan menyedihkan. Rumah sejatinya adalah tempat tinggal seluruh anggota keluarga dimana didalamnya bisa dilakukan semua kegiata secara bersama-sama oleh semua anggota keluarga. Namun apa jadinya apabila rumah ditinggalkan oleh penghuninya? Satu persatu anggota keluarganya pergi, tentu akan serasa sepi, kurang asik, bahkan bisa disebut rumah hantu karena tak terurus. Semua orang mendambakan adanya rumah yang nyaman, hangat, menyenangkan dan menjadi tempat pertama berkembangnya setiap anggota keluarga sebelum melangkah keluar, sehingga tak jarang orang yang unggul diluar berawal dari keadaan rumah yang baik. Maka rawatlah rumah sebaik-baiknya dan jadikanlah tempat kembali dikala lelah untuk beristirahat.
Forum Mahasiswa Garut ITB (FORMAT) bisa dianalogikan sebagai ‘rumah’ bagi mahasiswa Garut yang sedang menuntut ilmu di ITB, karena hampir sebagian banyak massa FORMAT mengakui sebagai rumah keduanya. Analogi  lain adalah ‘keluarga’, yang memang dijadikan suatu sebutan khas dan akrab bagi sifat organisasi ini, yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dalam keberjalanannya. Tidak ada yang salah ketika menggunakan dua kata tersebut, dan memang semua masa merasakan dan mengakuinya bahwa FORMAT adalah rumah yang dihuni oleh suatu keluarga, mahasiswa yang berasal dari Garut. Jika mengingat lagi masa lalu, banyak kegiatan bersama yang dilakukan oleh massa FORMAT, seperti makan bareng, liburan bersama, ‘rabu meeting’, bahkan acara pengabdian bersama atas nama keluarga besar FORMAT. Dimana kegiatan tersebut tidak mungkin ada tanpa partisipasi semua massa FORMAT, sungguh merupaakkan keluarga yang hangat dan harmonis.

Ketika dibaca ulang judul dan paragraf pertama diatas, saat ini seakan mengintervensi dan bertolak belakang dengan keadaan FORMAT pada masa lampau, yang seakan-akan menjadi rumah yang ditinggalkan anggota keluarganya menjadi suatu organisasi yang sepi, gak asik, dan membosankan. Tidak ada lagi massa FORMAT yang peduli terhadap massa FORMAT lainnya, kegiatan yang sepi bahkan tak terlaksana, dan perumusan/musyawarah yang dihadiri oleh sebagian kecil massa FORMAT. Pertanyaannya sekarang apakah benar keadaan FORMAT sekarang seprihatin itu? Jawabannya ada pada benak dan argumentasi masing-masing massa FORMAT. Setiap orang pasti mempunyai jawaban dan alasan yang berbeda ketika menjawab peratanyaan itu. Ketika harus digeneralisir, hampir setiap orang merasakan hal yang sama yaitu FORMAT yang kaku dan tak menjadi prioritas. Apakah ada keluarga yang kaku? Pantaskah keluarga tidak menjadi prioritas? Jawabannya beragam pula. Sungguh hal yang sangat relatif dan abstrak ketika kita jauh dari kalkulasi matematis. Karena FORMAT memang bukanlah persoalan matematis yang bisa diasumsikan, dimodelkan dan didapat solusinya dengan bantuan mesin. Setiap masa mempunyai rasa, pilihan dan prioritas yang berbeda ketika berbicara FORMAT. Merupakan hal yang sangat disayangkan jika jadinya FORMAT seperti itu, suatu keluarga yang hangat dan harmonis kemudian hilang karena tak ada lagi yang memperdulikannya. Tentunya tak akan pernah ada satupun anggota keluarga yang menginginkan keadaan rumahnya seperti itu dan kehilangan anggota keluarganya.
            Dari semua perbedaan, hanya ada satu kesamaan diantara massa FORMAT yaitu mahasiswa S1 Institut Teknologi Bandung yang berasal dari Garut, mempunyai garis keturunan orang Garut, dan atau yang pernah tinggal dan mempunyai kepedulian terhadap Garut. Memang kita harus kembali menyatukan rasa dan pengakuan yang sama bahwasannya FORMAT ITB adalah ‘rumah’ dan ‘keluarga’, rumah adalah FORMAT dan anggota keluarganya adalah massa FORMAT sementara orang tua yang membuat rumah adalah kabupaten Garut, karena secara alamiah  dan logis FORMAT ada karena sebelumnya GARUT ada. Tidak ada pengecualian, Setiap anggota keluarga harus peduli terhadap rumahnya, ‘lebih baik disini rumah kita sendiri’. Berkaitan dengan kesibukan diluar, komunikasi dan dan rasa ingin kembali tetaplah harus ada. Tidak ada satu keluarga pun yang melarang anggota keluarganya untuk menjadi sukses diluar, pasti akan selalu dido’akan dan didukung oleh anggota anggota keluarga lainnya. Jika terdapat anggota keluarga yang hilang tanpa sebab, seisi rumah akan merasa kehilangan dan sangat sedih karena tak ada lagi keceriaan dan tingkahnya. Ketika anggota keluarga tak kembali, seisi rumah akan berupaya untuk membujuknya kembali atas dasar kepedulian bukan paksaan. Jika ada yang sudah berkeluarga dan mempunyai rumah sendiri, sehingga membuatnya lebih nyaman, pastilah anggota keluarga disini akan setia dan berharap menunggu kunjungannya.
Jangan biarkan anggota keluarga lain bersedih dan terbatas pergerakannya karena tak ada kabar dan kepedulian  dari anggota keluarga yang lain. Bayangkan keadaan rumah dan wajah ibu pertiwi apabila seperti itu, dia akan sangat menyayangkan kehangatan dan keharmonisan yang dulu telah terjalin kini tiada. Dan lebih bisa dibayangkan lagi senyuman ‘ibu pertiwi’ ketika melihat rumahnya makmur, ramai anggota keluarga yang mengunjunginya, berkegiatan besama-sama, penuh dengan keceriaan dan bisa melakukan pengabdian terhadapnya. Karena saya yakin keluarga disini sangat sayang dan peduli terhadap ‘ibu pertiwi’, untuk bisa mengabdi sebaik-baiknya guna membayar kebaikannya selama ini. Bukan atas dasar paksaan, semata-mata kewajiban, tanggungjawab seorang anggota keluarga melainkan atas dasar ketulusan dan kebaikan sebagai fitrah yang Allah anugrahkan kepada umatnya yang terbaik.

“Sampurasun dulur............”
Fauzy Faisal Awaludin AS F’11 – Teknik Kimia ‘11

Wednesday, July 17, 2013

Makanan Khas Garut

Garut, (FORMATNews) -Jika anda bepergian ke Sebuah kota, tidak lengkap rasanya kalau tidak mencicipi kuliner khas kota tersebut, Garut selain terkenal dengan Dombanya , juga terkenal dengan dengan kota Dodol, namun, apakah hanya Dodol saja makanan khas Garut,? Tentu tidak, Garut memiliki beberapa Makanan Khas yang hanya akan anda temui di garut saja. apa saja itu? mari kita absen satu persatu.
 Seperti dilansir web resmi kabupaten Garut, garutkab.go.id berikut makanan khas Kabupaten Garut.
Dodol Garut
Lihat menu Khas Daerah - Produk Khas - klik: Dodol Garut
Jeruk Garut Lihat menu Khas Daerah - Produk Khas - klik : Jeruk Garut
Burayot Burayot terbuat dari Gula merah dan tepung beras pilihan, bahan dan rasa sama dengan makanan khas daerah lainnya yaitu "Ali Agrem", tapi karena dibuat bundar keriput atau "ngaburayot" (kata orang Sunda) maka dinamakanlah burayot. Makanan ini banyak diproduksi oleh masyarakat Garut terutama Leles, karena bahannya mudah didapat dan rasanya yang legit.
Ladu Ladu dibuat dari beras ketan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi hidangan yang khas serta rasanya yang berbeda dengan makanan lainnya. Pertama kali diperkanalkan oleh masyarakat Malangbong Garut.
Angleng dan Aneka Wajit Angleng dan wajit, sebenarnya sama dengan dodol Garut yang diproduksi dari beras Ketan dan Gula merah. Bedanya adalah Dodol diolah menjadi semacam karamel, sedangkan wajit tidak. Makanan ini diproduksi oleh masyarakat di kabupaten Garut khususnya di Kecamatan Cihurip.
Kurupuk Kulit Khas Garut Makanan ini berkembang seiring dengan banyaknya penyamakan kulit di kabupaten Garut, karena pada proses penyamakan ada bagian dari bahan baku kulit yang dibuang tidak diolah, maka dapat diproses menjadi kerupuk kulit. Kerupuk kulit dan dorokdok Garut mempunyai citarasa yang sangat khas. Produksi kerupuk kulit tersebar di Garut Kota, Tarogong dan daerah lainnya.
Pindang Ikan Penampilan ikan pindang Garut sama dengan ikan pindang di dearah lainnya, hanya yang menjadikan berbeda adalah cara pengolahan yang berbeda membuat ikan pindang Garut juga memiliki citarasa tersendiri yang khas, dan itu membuat orang yang pernah merasakannya ketagihan. Dapat diperoleh di berbagai tempat khususnya daerah Cikajang, Cisurupan, dan Cihideung.
Sambel Cibiuk Menurut sumber yang tersebar di masyarakat Kecamatan Cibiuk, bahwa resep sambel Cibiuk dibawa dari Arab. Terlepas benar atau tidaknya, sambel yang dibuat di kecamatan cibiuk ini mempunyai perbedaan dengan sambal-sambal lainnya karena dibuat dari bahan: tomat hijau, serawung, cabe rawit dan bumbu lainnya. Walaupun pedas tetapi tidak akan menimbulkan panas pada perut yang menkonsumsinya. Karena terkenalnya, maka sekarang restoran dengan menu sambel Cibiuk sudah ada di berbagai kota besar khususnya Bandung dan Jakarta. Sambal Cibiuk mulanya hanya disajikan bila ada tamu Istimewa atau Agung. Jaman dahulu sambal ini hanya dapat dinikmati oleh masyarakat Cibiuk dan para pejabat saja, tetapi seiring perkembangan peradaban maka sekarang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. Rumah makan sambal Cibiuk yang ada saat ini di Kecamatan Cibiuk adalah keturunan-keturunan langsung dari pemegang resep Sambal Cibiuk yang khas. Akan tetapi untuk sekadar mengenal saja seperti apa sambal Cibiuk, Anda dapat memesannya di berbagai rumah makan di Garut Kota, Tarogong dan sekitarnya misalnya di Jl. OTISTA dan Jl. Veteran.
Ceprus Makanan ini bisa diperoleh di Garut bagian Selatan. Ceprus adalah singkong bakar panas dicelupkan pada gula merah yang telah dipanaskan (kinca). Makanan ini tergolong langka karena hanya tersaji bila di sentra gula merah asli dari pohon kawung (aren).
Catatan : Beberapa makanan khas Garut di atas hanya dapat diperoleh di daerah asalnya dan sebagian lainnya dapat diperoleh di banyak toko oleh-oleh yang tersebar hampir di setiap sudut kota . Sedangkan salah satu tempat jajanan masyarakat yang terbesar di kota Garut adalah Pasar Ceplak.
Pasar Ceplak adalah bagian dari denyut keramaian malam di kabupaten Garut. Pasar ini mempunyai sejarah yang sangat panjang, hingga dapat dikategorikan sebagai karakteristik kota dari kabupaten Garut. Pasar Ceplak mulai buka setelah Ashar (Sekitar jam 16-17 WIB) di ruas jalan Siliwangi yang terapit Jl. Cikuray dan Jl. Ciledug. Di tempat ini berbagai makanan khas Garut dan daerah lain merangsang selera. Makanan ringan sampai makanan berat, dijual dengan harga terjangkau serta suasana "kekeluargaan" dan "kerakyatan". Nama Ceplak sendiri diambil dari beradunya lidah dan langit-langit mulut bila seseorang sedang makan hingga menimbulkan bunyi (dalam bahasa sunda "ceplak"). Puncak dari keramaian Pasar Ceplak adalah pada saat bulan Rhamadhan, akhir pekan, dan hari libur.
Sumber: garutkab.go.id
[[ Syam ]]

Friday, June 1, 2012

Gaya Hidup : Ingin Sehat di Usia Senja, Berolahragalah!

KEMAMPUAN fisik seseorang pastinya semakin berkurang sesuai dengan perjalanan usia. Namun, penurunan fisik itu bisa dikurangi dengan rutin berolahraga.

Demikianlah kesimpulan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Keith Veselik, direktur perawatan primer beserta rekannya di Loyola University Health System, AS.

Veselik menyebut bahwa usia 50 tahun ke atas merupakan masa di mana tubuh lebih mudah untuk menerima serangan penyakit, terlebih jika seseorang tidak memiliki pola hidup yang sehat.

Bagi peneliti, latihan kardiovaskular seperti berenang atau bersepeda, mampu meningkatkan denyut jantung dan menurunkan risiko nyeri pada bagian sendi.

Latihan kardiovaskular membantu mencegah masalah kesehatan seperti penyakit jantung, asma dan penyakit paru obstruktif kronis. Selain itu sakit punggung merupakan masalah umum di antara orang-orang di usia di atas 50 tahun.

"Cara terbaik untuk melindungi punggung Anda adalah untuk membangun otot inti yang kuat dan pastikan Anda mengangkat benda berat dengan benar," saran Veselik.

Sedangkan untuk meningkatkan fleksibilitas, latihan untuk menahan beban bisa menjadi alternatif pilihan untuk menjaga kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis.

"Olahraga itu penting, tapi itu bukan akhirnya semua. Perlu ditambah dengan makan yang benar dan menggabungkan kebiasaan sehat lainnya untuk mengarah ke kualitas hidup yang lebih baik," pungkas Veselik.(*/X-14) 

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2012/05/31/5252/5/Ingin-Sehat-di-Usia-Senja-Berolahragalah-

Monday, May 28, 2012

Gaya Hidup : 7 Tanaman Yang Ampuh Untuk Atasi Batuk

Inilah 7 Tanaman Yang Ampuh Untuk Atasi Batuk- Batuk barangkali bukan merupakan penyakit, tetapi merupakan gejala terhadap munculnya suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk membersihkan saluran pernafasan.
Obat batuk yang biasa digunakan adalah yang mengandung antitusif, dekongestan, ekspektoran atau kombinasi. Sedangkan untuk pengobatan selain obat konvensional juga bisa dengan pengobatan Alami atau herbal.
Berikut beberapa tanaman obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan atau mengatasi batuk:

1. Rimpang Jahe (Zingebris Rhizoma)
Jahe dan sediaannya telah lama digunakan untuk pengobatan gejala flu. Efek tersebut dihubungkan dengan aktivitasnya sebagai imunomodulator. Selain itu beberapa senyawa yang terkandung di dalam Jahe dapat bermanfaat meningkatkan suhu tubuh. Uji klinis pada Jahe lebih banyak digunakan sebagai anti mual dan muntah.

2. Daun Mint (Menthae Folia)
Efek anti batuk: Sebagai ekspektoran. Minyak atsiri menstimulasi mukosa saluran pernafasan; meningkatkan atau mengencerkan sekresi lendir; memberikan rasa dingin; serta menurunkan tegangan permukaan paru-paru sehingga memperbaiki aliran udara yang masuk. Efek lain dari Daun Mint: Sebagai anti mikroba.

3. Rimpang Kencur (Kaemferaie Rhizoma)
Manfaat utama adalah mengatasi gangguan saluran pernafasan. Data efektifitas untuk gangguan pernafasan umumnya masih pada hewan coba. Penggunaan pada aromaterapi: untuk relaksasi, karminatif dan sedative. Penggunaan lain: Kosmetik di kulit. Aktifitas: Etil sinamat, asorelaksasi.

4. Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantii Fructus)
Penggunaan Jeruk Nipis untuk batuk lebih banyak dilakukan secara empiris. Manfaat kandungan Minyak atsiri: Sebagai aroma terapi pada saluran pernafasan. Manfaat kandungan Vitamin C : Dapat dihubungkan dengan aktivitasi munomodulator. Penelitian klinis saat ini untuk ekstrak terstandar (Sineprin) lebih banyak digunakan untuk mengontrol berat badan.

5. Herba Timi (Thymi Herb)
Thymi merupakan salah satu tanaman yang sudah lama digunakan sebagai antibatuk. Efek utama sebagai ekspektoran dan antis pasmodik. Aktivitas ini diduga terkait kandungan Minyak Atsiri (timol dan karvakrol), serta flavonoid. Pemberian minyak thimi secara oral dan intra muscular pada hewan coba, memperlihatkan stimulasi saluran pernapasan. Dalam uji klinik acak tersamar ganda pada 60 pasien keluhan batuk produktif. Penggunaan Sirup Thimi (3x10mL/hari) selama 5 hari, terbukti memberikan efek tidak berbeda nyata dengan bromheksin.

6. Biji Pala (Myristicae Semen)
Kandungan utama Biji Pala adalah minyak Atsiri. Penggunaan Biji Pala yang telah didukung kajian ilmiah adalah sebagai zat penenang dan karminatif. Penelitian pada hewan membuktikan Biji Pala dapat meningkatkan durasi waktu tidur.

7. Akar Manis (Glycyrrhizae Radix)
Akar Manis merupakan bahan baku utama untuk OBH (Obat Batuk Hitam). Perkembangan Obat Batuk Hitam kini dikombinasi dengan obat konvensional. Kandungan utama Akar Manis adalah Glisirisin.


Sumber : http://terselubung.blogspot.com/2012/05/7-tanaman-yang-ampuh-untuk-atasi-batuk.html

Thursday, May 17, 2012

Gaya Hidup : Nutrisi Anti-Galau

Makanan tidak hanya dapat mengenyangkan perut dan memuaskan rasa lapar, tetapi juga bisa mempengaruhi suasana hati. Rasa senang, bahagia, sedih dan galau bisa berpengaruh dari apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh. Makanan tertentu dapat membuat Anda bahagia dan mengusir galau.

Makanan dapat mempengaruhi mood atau suasana hati seseorang, tergantung bagaimana Anda menggunakannya. Ada makanan tertentu yang akan menambah positif pikiran, sementara ada pula yang menyebabkan efek sebaliknya.


Makanan yang berasal dari gula dan pati biasanya akan dapat meningkatkan suasana hati karena mampu melepaskan serotonin yang berasal dari triptofan (asam amino). Hormon ini dapat mengurangi depresi.


Berikut 5 makanan yang dapat mengusir perasaan galau dan membuat Anda bahagia, seperti dilansir Geniusbeauty, Selasa (6/3/2012):


1. Ikan melindungi dari depresi


Studi telah menunjukkan bahwa orang yang hidup di negara dengan ikan adalah bagian integral dari diet, memiliki tingkat terendah depresi, gangguan bipolar, depresi pasca-melahirkan dan gangguan afektif musiman.



Hal ini karena ikan banyak mengandung asam lemak omega-3. Studi yang dilakukan pada tahun 2008, menunjukkan bahwa pengobatan depresi dengan minyak ikan bisa sama efektifnya dengan obat Prozacpopuler yang di seluruh dunia.


2. Tomat melawan depresi


Senyawa yang disebut lycopene tidak hanya bertanggung jawab untuk warna merah dari tomat, tetapi juga meningkatkan suasana hati, mencegah pembentukan senyawa peradangan di otak yang berkaitan dengan depresi.


Tomat mengandung zat peningkat mood lain, seperti asam folat, magnesium, besi dan vitamin B6, yang penting untuk produksi zat neurotransmiter otak, seperti serotonin, dopamin dan norepinefrin.



3. Buah bit merah sebagai antidepresan


Buah bit adalah sumber vitamin B, yang dibutuhkan oleh otak untuk fungsi yang baik dari memori, humor yang baik, kemampuan untuk dengan cepat menemukan informasi dan memprosesnya. Buah bit juga mengandung betaine, suatu senyawa yang otak gunakan untuk membuat antidepresan alami.





4. Cabai dan bawang putih yang memproduksi endorfin


Cabai menghasilkan panas karena capsaicin yang terkandung di dalamnya. Dengan reaksi lemak molekul dalam darah, otak memproduksi endorfin (senyawa alami yang memiliki efek menenangkan).


Selain itu, bawang putih juga mengandung sejumlah besar kromium, yang mempengaruhi regulasi serotonin, yang dikenal sebagai zat kimia 'bahagia'.




5. Madu memberikan tenaga


Berbeda dengan gula yang tidak berguna dan bahkan berbahaya, madu mengandung vitamin B, asam folat, zat besi, mangan dan 181 senyawa biologis aktif yang berbeda, seperti quercetin dan asam caffeic, yang dapat meningkatkan produksi energi di otak.


 

Sumber : http://www.klikunic.com/2012/05/ini-dia-nutrisi-nutrisi-pengusir-galau.html#ixzz1v5LZEeH

Wednesday, May 16, 2012

Gaya Hidup : Memaksimalkan Kerja Otak


Selama Bertahun-tahun para peneliti mencari cara untuk memaksimalkan kinerja otak, ada yang maneliti dari segi makanan, dari segi aktivitas, dan dari sudut pandang lainnya. Sekarang, salah satu implementasi dari hasil penelitian tersebut adalah dengan adanya mind gym(Olah Raga Otak), sekurang-kurangnya olah raga otak ini dilakukan dengan membiasakan 10 hal berikut, diantaranya :

1. Membiasakan menulis dengan tangan yang tidak dominan
          Melakukan hal yang tidak dominan akan menyeimbangkan kinerja otak kanan dan kiri, untuk orang kebanyakan, menulis dengan tangan kanan adalah suatu hal biasa, maka untuk melatih otaknya mereka harus membiasakan menggunakan tangan kiri saat menulis, begitu juga untuk orang yang dominan menggunakan  tangan kiri untuk menulis, mereka harus membiasakan menggunakan tangan kanan. Prosesnya memang tidak semudah teorinya, tetapi kesulitan tersebut muncul untuk meningkatkan kemampuan otak. Menurut ahli syaraf dari Institut Franklin, ketika menggunakan bagian yang tidak dominan, otak kita akan menyambungkan dan membentuk jalinan syaraf baru sehingga koordinasi antar belahan otak pun akan semakin baik.



2. Selalu membaca setiap hari
          Membaca akan meningkatkan kemampuan untuk menganalisis dan mengkritisi suatu permasalahan, selain itu membaca juga akan meningkatkan suatu cadangan kognisi seseorang sehingga kemungkinan untuk mengalami dementia sangatlah kecil. Membaca ini sama pentingnya dengan menulis. Dalam konteks untuk mempertajam kemampuan otak, jenis bacaan yang kita baca tidak harus bacaan yang berbobot seperti jurnal ilmiah, walaupun hanya komik atau majalah itu sudah membuat cadangan kognisi seseorang meningkat.

3. Mempelajari Bahasa Asing
          Di dunia ini tidak kurang dari 6000 bahasa, tidak rugi juga kalau kita mempelajari beberapa bahasa asing yang diminati, selain meningkatkan kualitas diri(menambah skill) mempelajari bahasa asing juga merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kesegaran otak, dengan mempelajari bahasa asing kita sudah mengaktifkan bagisn otak yang sedang hibernasi , setelah bagian otak ini aktif tentu saja koneksi antar bagian akan semakin baik.














4. Senantiasa berolah raga teratur
          Olah raga juga berhubungan dengan peningkatan kemampuan otak. Saat kita berolah raga banyak lemak dan kolesterol yang terbakar sehingga aliran darah menuju otak menjadi lancar, selain itu saat kita berolah raga, konsentrasi dan  perhatian sehingga otak tetap siaga untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi. Olah raga juga memperkuat kemampuan otot sehingga kita mendapatkan berbagai kemudahan khususnya yang berhubungan dengan angkat-mengangkat beban.






 
5. Bermain Puzzle
          Puzzle merupakan suatu permainan sederhana dengan mengatur orientasi suatu objek agar bisa berpasangan dengan objek lainnya. Kelebihan dari bermain puzzle ini adalah mengantarkan otak kiri untuk senantiasa aktif dalam mencocokan bentuk yang ada dalam puzzle. Permainan puzzle ini tergolong murah dan khasiatnya dalam mengaktifkan otak kiri sudah tidak diragukan lagi.


6. Bermain Game Strategi
          Game strategi yang paling luas dikenal sejak lama adalah catur dan monopoli, game strategi ini meningkatkan kemampuan untuk menganalisis dan memprediksi kemungkinan yang terjadi. Dalam proses menganalisis dan memprediksi ini otak terus bekerja sehingga lama kelamaan kemampuan otak akan meningkan sedikit demi sedikit. Selain catur dan monopoli, game komputer seperti Age of Empire, Red Alert, Warcraft, dan lainnya juga merupakan game yang memerlukan konsentrasi dan strategi yang matang sehingga otak akan mencari ide-ide kreatif untuk menyelesaikan game tersebut.


7. Mendengarkan musik
          Musik sudah digunakan sebagai suatu media untuk memaksimalkan kerja otak sejak dulu, ada yang bilang kalau ingin anaknya lahir pintar berikan musik klasik saat bayi masih dalam kandungan, fakta ini sudah dibuktikan oleh para ilmuwan. Sekarang music sebagai aktivasi otak juga sudah banyak diterapkan di berbagai Negara. Cara yang lebih baik lagi adalah dengan mengaktifkan dua indera sekaligus, seperti mencium harumnya makanan atau bunga sambil mendengarkan music, itu akan memaksimalkan kinerja syaraf-syaraf di otak.


8. Buat Rutinitas baru
          Mengubah rutinitas baru memiliki efek mekanisme yang sama dengan mempelajari bahasa baru. Dengan membuat rutinitas baru, bagian otak yang tidak aktif akan mulai aktif dan berkembang. Salah satu contoh aktivitas baru adalah mandi sambil menutup mata atau mengatur posisi tempat kerja yang berbeda.


9. Tantang Otak untuk membuat hobi baru
          Dengan mempelajari hobi baru seperti memainkan alat music, otak akan tertantang dan melakukan adaptasi untuk menerima hal baru, adaptasi ini dilakukan dengan membuat sinapsis saraf baru untuk hobi baru yang akan dikembangkan. 


10. Bersosialisasilah dengan sesama
          Kehidupan sosial memberikan keuntungan juga bagi otak, dengan  bersosialisasi seperti berbagai cerita, saling mengunjungi , dan banyak aktivitas lain otak akan terus memproses setiap informas yang kita dapat. Menurut peneliti dari Rush University orang yang bersosialisasi cenderung lebih resisten terhadap penyakit Alzheimer.
          Seluruh komponen tersebut adalah kebiasaan yang harus dibuat oleh seseorang, bukan suatu proses spontan melainkan kontinu, dengan keseriusan untuk menerapkannya diharapkan kemampuan otak bisa menjadi lebih tajam dari waktu ke waktu. (Fahri/Kominfo)
         

    • Popular
    • Categories
    • Archives